he Perjanjian perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat ditandatangani pada tanggal 19 Februari di tengah gejolak hukum di Washington. Mahkamah Agung AS telah memutuskan sebagian dari kerangka tarif pemerintah melanggar hukum, sehingga mendorong Presiden Donald Trump untuk menerapkan kembali tarif di bawah otoritas alternatif.
Namun meskipun ketentuan tarif dilemahkan, klausul struktural dalam Perjanjian Perdagangan Timbal Balik (ART), khususnya yang berkaitan dengan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), kemungkinan besar akan tetap berlaku. Seiring berjalannya waktu, hal ini akan berdampak signifikan, karena hal ini dapat mengubah cara Indonesia memilih pemasok teknologi, mengatur infrastruktur sensitif, dan menyelaraskan ekosistem digitalnya dengan standar keamanan AS.
Inti utamanya adalah Pasal 5.2 tentang “Keamanan Peralatan dan Platform”. Indonesia hanya akan menggunakan pemasok teknologi komunikasi yang tidak membahayakan keamanan dan kekayaan intelektual infrastruktur TIK, yang secara eksplisit mencakup jaringan 5G dan 6G, satelit komunikasi, dan kabel bawah laut. Jakarta juga harus berkonsultasi dengan Washington mengenai pemasok yang gagal memenuhi standar tersebut.
Ini bukan bahasa netral. Pilihan vendor dibingkai sebagai masalah spionase dan risiko kekayaan intelektual. Jaringan inti telekomunikasi, tautan satelit, dan kabel bawah laut mendukung pengumpulan intelijen modern dan aliran data global. Akses terhadap lapisan-lapisan ini dapat menciptakan visibilitas sistemik di seluruh ekosistem digital.
Mekanisme konsultasi ini tidak memberikan hak veto formal kepada Washington, namun mekanisme ini melembagakan sebuah proses yang melaluinya penilaian ancaman AS dapat menentukan keputusan pengadaan barang di Indonesia.
Perjanjian ini memperluas logika ini ke pelabuhan, sistem pelacakan logistik, dan armada komersial, yang harus menggunakan platform digital yang melindungi dari ancaman keamanan siber, pengungkapan data tanpa izin, risiko keamanan nasional, dan akses oleh pemerintah asing lainnya.
Setiap hari Kamis
Baik Anda ingin memperluas wawasan atau terus mengetahui perkembangan terkini, “Viewpoint” adalah sumber sempurna bagi siapa pun yang ingin terlibat dengan isu-isu yang paling penting.
untuk mendaftar buletin kami!
Silakan periksa email Anda untuk berlangganan buletin Anda.
Lihat Buletin Lainnya
Untuk perjanjian perdagangan, hal ini sangat eksplisit. Infrastruktur digital diperlakukan tidak hanya sebagai saluran komersial tetapi juga sebagai vektor intelijen yang potensial.


