Indonesia finis kedua, melebihi ekspektasi di SEA Games – Olah Raga

ndonesia mengakhiri Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA) 2025 di Thailand sebagai runner-up turnamen tersebut, melampaui ekspektasi yang ditetapkan oleh pemerintah dan menandai prestasi tandang bersejarah yang belum pernah terjadi sejak tahun 1990-an.

Kontingen Indonesia mengakhiri kampanyenya di SEA Games ke-33 pada hari penutupan Sabtu di Bangkok dengan meraih dua medali perunggu melalui tim sepak takraw putra dan putri, menyusul serangkaian medali emas yang diraihnya di cabang olahraga lain selama dua pekan ajang tersebut.

Tambahan medali pada Sabtu memantapkan posisi Indonesia di peringkat kedua dengan perolehan 333 medali yang terdiri dari 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Hasil ini menempatkan negara tersebut tepat di bawah tuan rumah Thailand, yang menduduki puncak turnamen dengan 233 medali emas dan 499 medali secara keseluruhan.

Gelar runner-up ini menandai pertama kalinya dalam tiga dekade Indonesia berhasil menempati posisi kedua di luar kandangnya dalam ajang multi-olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut. Terakhir kali finis kedua adalah pada tahun 1995 pada Olimpiade edisi ke-18 di Chiang Mai, Thailand.

Sebelum tahun 1995, Indonesia kerap menduduki peringkat pertama turnamen tersebut sejak debutnya pada SEA Games 1977 di Malaysia.

Baca juga: Indonesia Naik ke Posisi Kedua Klasemen Medali SEA Games

Pencapaian tahun ini juga melebihi target yang ditetapkan Komite Olahraga Nasional (KONI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga, yang memperkirakan kontingen setidaknya akan finis di peringkat ketiga dan sekitar 80 medali emas, menyamai prestasi Indonesia pada SEA Games sebelumnya di Kamboja dua tahun lalu.