JAKARTA – Perdana Menteri India Narendra Modi tiba di Jakarta untuk melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia. Pemerintah telah menyiapkan sejumlah nota kesepahaman dan kesepakatan yang akan dibahas dan ditandatangani dalam serangkaian pertemuan resmi, mulai dari pertahanan, pendidikan, kesehatan, hingga teknologi.
Menlu Sugiono mengatakan, kedatangan Modi merupakan kunjungan balasan atas kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke India beberapa waktu lalu.
Sore ini Presiden juga menjemput Perdana Menteri India Sri Narendra Modi yang melakukan kunjungan kenegaraan ke Indonesia sebagai kunjungan balasan atas kunjungan Presiden, kata Sugiono di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin, 6 Juli.
Sugiono mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan india dan India. Ia mengatakan, Prabowo dan Modi memiliki kedekatan personal sehingga komunikasi kedua pemimpin berjalan baik.
Intinya kedua kepala negara juga memiliki chemistry. Ini merupakan langkah ke arah mempererat persaudaraan dan persahabatan antara india dan India, kata Sugiono.
Agenda resmi Modi akan dimulai di Istana Merdeka. Rangkaian acaranya antara lain tatap muka dengan Presiden Prabowo, pertemuan bilateral, dan jamuan kenegaraan di Istana Negara.
Menurut Sugiono, ada sekitar tujuh atau delapan bidang kerja sama prioritas yang akan dibahas. Bidangnya meliputi pertahanan, pendidikan, kesehatan, dan pengembangan teknologi.
Ada di bidang pertahanan, pendidikan, kesehatan, dan juga pengembangan teknologi, kata Sugiono.
Kunjungan Modi juga mencakup agenda budaya. Sugiono mengatakan, Perdana Menteri India berencana mengunjungi Candi Prambanan sebelum menutup rangkaian kunjungannya pada 8 Juli mendatang.
Kunjungan ke Prambanan bukan sekadar agenda wisata. Sugiono mengatakan, salah satu kesepakatan antara india dan India adalah terkait pemugaran atau pemugaran Candi Prambanan.
Rencananya beliau akan mengunjungi Candi Prambanan karena salah satu kesepakatan yang dicapai antara Indonesia dan India adalah upaya untuk melakukan pemugaran atau pemugaran terhadap Candi Prambanan, kata Sugiono.
Bagi Indonesia, kunjungan Modi penting karena India merupakan salah satu kekuatan besar di Asia. Kerja sama pertahanan dan teknologi memberikan ruang bagi hubungan yang lebih praktis, sedangkan agenda Prambanan menunjukkan sisi budaya yang telah lama menjadi penghubung kedua negara.
Versi bahasa Inggris, Cina, Jepang, Arab, dan Prancis dibuat secara otomatis oleh AI. Jadi mungkin masih ada ketidakakuratan dalam penerjemahan, harap selalu menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa utama kami. (sistem didukung oleh DigitalSiber.id)
Tambahkan VOI sebagai Sumber Pilihan
Ikuti update berita VOI di Google.
+


