Akademisi mendukung protes mahasiswa, menolak politisasi – Politik

Koalisi yang terdiri dari para profesor, akademisi, pembela hak asasi manusia dan tokoh masyarakat telah memberikan dukungannya di balik protes mahasiswa baru-baru ini, dan memperingatkan bahwa meningkatnya upaya untuk mengintimidasi dan mempolitisasi gerakan tersebut mengancam demokrasi dan kebebasan sipil di Indonesia.

Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan pada hari Sabtu, koalisi beranggotakan 64 orang menyatakan keprihatinan atas apa yang mereka gambarkan sebagai meningkatnya upaya untuk melemahkan gerakan mahasiswa melalui intimidasi, penindasan dan kooptasi terhadap suara-suara kritis.

Kelompok ini memperingatkan bahwa upaya-upaya seputar protes baru-baru ini “mengancam demokrasi dan kebebasan sipil”, dan menggambarkan aktivisme mahasiswa sebagai pilar penting dalam pembangunan demokrasi di Indonesia.

“Kami mengutuk keras segala bentuk upaya yang melemahkan dan mengintimidasi mahasiswa. Kebebasan berekspresi dan berserikat adalah hak konstitusional,” bunyi pernyataan tersebut.

“Saat ini, ketika kesenjangan ekonomi, kerusakan lingkungan dan melemahnya suara-suara kritis diabaikan, pelajar mewakili harapan bagi orang-orang yang suaranya tidak didengar,” tambahnya.

Pernyataan tersebut muncul setelah berminggu-minggu demonstrasi yang terus berlanjut di Jakarta dan kota-kota lain mengenai apa yang digambarkan oleh para mahasiswa sebagai prioritas belanja Presiden Prabowo Subianto yang “salah sasaran”, khususnya program makanan bergizi gratis senilai multi-triliun rupee, ketika masyarakat Indonesia bergulat dengan kenaikan biaya hidup, kenaikan harga bahan bakar, dan melemahnya nilai tukar rupiah.

The Jakarta Post - Ikon Buletin

Setiap Senin, Rabu dan Jumat pagi.

Dikirim langsung ke kotak masuk Anda tiga kali seminggu, pengarahan yang dikurasi ini memberikan gambaran singkat tentang isu-isu terpenting hari ini, yang mencakup berbagai topik mulai dari politik hingga budaya dan masyarakat.

untuk mendaftar buletin kami!

Silakan periksa email Anda untuk berlangganan buletin Anda.

Lihat Buletin Lainnya

Baca juga: Prabowo mengabaikan kritik terhadap kebijakan-kebijakan penting